Tips pengaturan suhu pada ruangan ber AC

Posted on Juli 20, 2010

1


Sebenarnya,Tubuh manusia memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkunganya,Di lingkungan yang dingin saluaran darah dan pori2  kulit mengkerut.Hal ini berfungsi agar panas atau kalori tubuh tetep terjaga.Akibatnya permukaan kulit akan menjadi dingin.Sebaliknya,dalam kondisi lingkungan yang panas saluran darah akan mengembang agar panas bisa dengan mudah dikeluarkan dari dalam tubuh,akibatnya permukaan kulit cenderung basah,karena keeringat sebagai proses penguapan untuk menjaga suhu tubuh.Uraian diatas menggambarkan bahwa pada dasarnay tubuh manusia sangup mempertahankan kondisi tubuh dalam berbagai keadaan.Namun,tentunya setiap manusia memiliki batasan yang berbeda untuk beradaptasi di suatu lingkungan.tubuh manusia juga mampu secara cepat beradaptasi dan mengkondisikan suhu tubuh ketika temperatur di sekelilingnya berubah secara tiba2.

Manusia akan cepaat bereaksi ketika tiba2 dikenai udara dingin. reaksinya,saluran dan pori2 kulit akan menkerut,seperti uraian diatas .Apabila perubahan temperatur cukup tinggi dapat berefek negatif bagi kesehatan tubuh manusia.Sebisa mungkin perbedaan temperatur antara udara  di dalam ruangan dengan udara di luar ruangan tidak melebihi 8 C.Misalnya ketika sebelumnya anda berada di dalam ruangan (bertemperatur 22 C) kemudian keluar dari ruangan (Bertemperatur 32 C )  Biasanya Tubuh akan cepat mengkondisiskan dengan perubahan temperatur itu,namun bagi sebagian orang perubahan temperatur tersebut cenderung menimbulkan efek terhadap tubuh,seperti migrain atau sakit kepala.

Perlu diketahui,sebenarnya temperatur terlalu dingin belum tentu membuat tubuh menjadi nyaman tetapi bisa sebaliknya.Agar tubuh merasa nyaman sebaiknya temperatur ruangan diatur antara 24-26 C.temperatur yang terlalu sejuk atau dingin (kurang dari 20 C) dapat menyebabkan beberapa keluhan seperti: pembulu darah menyempit,kesemutan,leher atau tengkuk terasa kaku,kembung,hidung tersumbat,dan sering buang air kecil.Tentu saja hal semacam ini bisa mengakibatkan metabolisme tubuh terganggu.

Kelembapan Udara

pada temperatur udara yang panas,mendingginkan udara saja belum cukup untuk mendapatkan hawa sejuk ketika kelembapan udara ruangan masih tinggi.Pada tingkat kelembapan yang rendah,cenderung membuat tubuh terasa sejuk dan nyaman karena keringat akan mudah terangkat dari pori2 kulit.Sebaliknya ketika kelembapan tinggi.keringat akan sulit terangkat dari pori2 kulit akibatnya,tubuh merasa kepanasan atau gerah.

pada ruangan ber-AC,semakin dingin suhu di dalam ruangan,berarti semakin banyak uap air yang dikeluarkan dari ruangan,akibatnya kelembapan udara ruangan menjadi rendah.Jika kondisi ini di biarkan(men-set AC yang terlalu dingin ),kelembapan ruangan semakin rendah atau melewati batas kritis.Akibatnya,sering tubuh merasakan ketidaknyamanan,seperti pegal2 atau pusing.

idealnya,selain dilengkapi dengan pengukur temperatur udara unit ac juga dilengkapi dengan alat pengukur kelembapan udara.namun,masih sedikit atau bahkan jarang sekali produsen AC yang melengkapi unit AC nya dengan pengukur kelembapan udara.Untuk itu,kita perlu melakukan antisipasi untuk menjaga kelembapan udara.Salah satu cara paling sederhana adalah meletakan handuk basah atau segelas air di dalam ruangan ber AC.Ternyata,cara ini bisa mempertahankan dan menjaga kelembapan udara ruangan.

Demikian tips dari saya,Semoga bermanfaat buat anda.

About these ads
Posted in: lain-lain